Kamis, 29 Juni 2023

TAK HANYA CINTA, DOSA PUN KAU TINGGALKAN DISINI

 TAK HANYA CINTA, DOSA PUN KAU TINGGALKAN DISINI


Mencintai mu adalah luka tak berdarah, namun aku terlanjur jatuh dalam samudera cinta dan bayang-bayang penuh dosa.


Tangisan dalam sepi, turut mewarnai cinta yang kau nodai. Aku terjebak dalam kehampaan, dan aku hanya sesekali tersenyum mengenang sejuta kenangan.


Sesekali aku mencoba merajut senyum, saat senja membara disana, namun aku kembali terbenam, dalam perihnya luka yang masih membara.


Tak hanya memberi luka disini, namun dosa pun aku ratapi. Aku tak hanya menanggung kisah yang penuh luka , bahkan noda atas nama cinta yang kita lalui pun aku gumuli.


Selamat jalan kasih, 

Jangan kembali menoleh. Kebahagiaan yang kita ciptakan dengan dosa atas nama cinta, menjadi alasan kamu dikenang di sini. 


Pergilah, aku bisa bahagia.

Aku tidak hanya bisa mencintai mu dengan bodoh, namun aku juga pandai menyimpan luka dalam ruang sandiwara.


Kupang, 15 Desember 2022

Yabes Ottu

MALAM DAN SEBAIT HARAPAN

 MALAM DAN SEBAIT HARAPAN



Saat kesejukan malam tak bersahabat, ketika letih melanda dengan hebat, pembaringan menjadi alasan aku kembali.


Saat dunia ku kehilangan cahaya mentari, sebagai insan yang lemah juga tak berdaya, sejenak aku kembali dalam renungan serta menanti lengkungan keindahan pelangi .


Aku tak mendapat kalah, juga tak bertekuk lutut pada letih, hanya saja aku harus berhenti sejenak untuk melangkah.


Aku masih sadar dalam tidur ku, masih bermimpi dalam pembaringan ku, semangat masih mengalir menyelusuri nadi.


Dalam pemberhentian, aku membangun harapan, aku masih memeluk impian yang tersimpan rapih pada dada ku.


selamat malam rembulan, selamat beristirahat mentari.


Kupang, 18 Januari 2023

-Yabes Ottu/Melodi Senja

KAU DAN KENANGAN TENTANG MU

 KAU DAN KENANGAN TENTANG MU 


Hai, apa kabar kamu yang pernah begitu sibuk. 

Aku harap disana kamu baik-baik. 


Dengan siapa disana?, 

sedang apa dan dimana?.


Maaf, kalau aku sedikit membuat risih, 

tapi jangan salah, 

aku hanya berharap kamu tidak jatuh dalam pelukan yang salah. 


Apa kau tahu?,

kau masih saja menjadi alasan aku merindu. 

Kau masih menjadi segalanya,

saat kesepian membentang menguasai dunia ku. 


Kau tahu?, 

Kau masih saja menjadi bunga tidur.

Disini, kisah mu belum sepenuhnya luntur,

walaupun sejatinya aku telah kau kubur.


Kamu masih menjadi alasan aku tersenyum manis, saat angan membawa aku bernostalgia. 


Maaf, kau masih ada disini.

Kisah mu Masih tercecer di antara kisah-kisah yang datang lalu pergi.


Kupang, 02 Februari 2023

(Y.Ottu/Melodi Senja)

BERANDA JIWA DI MALAM SUNYI

 BERANDA JIWA DI MALAM SUNYI


Malam semakin larut, diam dalam sunyi.

Tiada bising, hanya hanya aku yang menerobos lorong malam yang masih panjang.


Tubuh yang tergeletak, namun pikiran terus bergerak, mengiringi jantung yang berdetak. 


Angan terus mengajak aku berjalan, walau raga mengalah dalam kesunyian. 


Malam seperti mengajak aku berkelahi, impian merangsang, pikiran melayang. 


Aku berharap angin malam membawa aku untuk sejenak menepi, biarkan beranda jiwa yang dipenuhi impian membara dan esok aku akan melangkah lagi. 


Kupang, 17 Januari 2023

(Y. Ottu/Melodi Senja)

WANITA KU, PENYEJUK ASA SAAT LAYU

 WANITA KU, PENYEJUK ASA SAAT LAYU


Halo manis, jelita ku. 

Aku terlalu lemah kah disini sayang, atau aku yang terlalu menganggap mu begitu berarti sekarang?, 


Persiapkan diri mu sayang, engkau akan menjadi menjadi penolong.


Manis ku, salah kah aku meneteskan air mata didada mu, tempat aku bersandar lemah. Ataukah aku yang terlalu menganggap mu dekat sekarang.


Persiapkan lah diri mu sayang, engkau bahkan akan menjadi tempat aku mengadu disaat senja mendapati aku dalam perjalanan yang tak berujung. 


Wanita ku, perlu kamu tahu, laki-laki tangguh seperti aku sekalipun membutuhkan bahu. Tuhan pun tahu, sebab aku buatan jari-jari manis-Nya. Dan kau ada untuk mendampingi karya-Nya, dan karena aku ada maka kamupun ada.


Wanita ku, bagaikan rasa yang membara, membakar dalam relung kalbu. Tawa dan tangis beralaskan kasih bahkan akan milik mu puan. 


Kau wanita Paras ayu, penyejuk asa saat  layu.


Kupang, 28/11/2022

(Y.M.Ottu)

 AKU SANG PEJUANG 


Aku masih disini, aku masih terlalu kuat untuk berdiri, dan melangkah di jalan yang aku miliki.


Aku tahu jalan ku masih panjang, dan aku tahu nafas ku masih menjulang.


Dunia... Ini aku, bukan manusia pengecut, aku hanya sesekali menurut, bukan untuk bertekuk lutut.


Ah, menang bagi ku bukan jalan yang sulit, hanya saja belum waktunya untuk panji ku berkibar lepas, dan jerih terbalas.


Kuatir?, ah, itu bukan aku. 

Aku tahu, aku akan sampai di garis akhir, aku belum selesai disini.


Dunia, ini aku.

Sang Pejuang sejati.


Dunia, dengar ucap ku. 

Aku adalah aku, sekali berdarah, akan tetap mandi darah.


Kupang, 06 Desember 2022

(Y. Ottu)

SELESAI !!

SELESAI ... ! 

Raga ku kaku terbujur, 
diatas badan jalan tak bernyawa. 
Duri-karikil tak ingin hancur lebur, 
dan asa seakan tekubur. 

Dunia sungguh kejam bermain mata, 
Saat jiwa sedang merajut asa. 
Setalah sayap-sayap waktu dikepang tinggi, namun aku dipukulnya menepi. 

Aku bersumpah demi semesta, 
Selama nadi berdetak berdaya, 
Sayap-sayap mungil ku akan mengudara, 
Aku akan berpijak kembali ke angkasa. 

Aku berjani demi semesta, 
Disini tempat tertanam darah dan pusar, 
Akan menjadi pijakan awal menuju garis akhir, diatas tanah ini tiang panji akan berkibar. 

Aku berjanji demi kehidupan, 
 di atas bumi yang memberi kehidupan, Keadilan akan ku menangkan, 
Sampai titik darah penghabisan. 

Dunia fana, 
Aku begitu meyakini bahwa sesungguhnya,
Aku berjanji dan semesta tahu apa yang diperbuat, 
Ingkat pada janji adalah jalan menuju maut.

 Dan disana, 
Setelah aku berdiri kokoh di atas tanah keadilan, 
Aku akan memproklamirkan janji atas semesta, dan akan ku akhiri itu dengan kata "Selesai .. !". 


Yabes Merkido Ottu 
Kupang,(022223) 

Gibran Rakabuming Raka DiUsung Bacawapres Adalah Politik Dinasti Bukan Perwakilan Anak Muda

Gibran Rakabuming Raka Diusung Bacawapres Adalah Politik Dinasti Bukan Perwakilan Anak Muda Oleh : Yabes Ottu Pemilu sudah diambang pintu. P...