BERANDA JIWA DI MALAM SUNYI
Malam semakin larut, diam dalam sunyi.
Tiada bising, hanya hanya aku yang menerobos lorong malam yang masih panjang.
Tubuh yang tergeletak, namun pikiran terus bergerak, mengiringi jantung yang berdetak.
Angan terus mengajak aku berjalan, walau raga mengalah dalam kesunyian.
Malam seperti mengajak aku berkelahi, impian merangsang, pikiran melayang.
Aku berharap angin malam membawa aku untuk sejenak menepi, biarkan beranda jiwa yang dipenuhi impian membara dan esok aku akan melangkah lagi.
Kupang, 17 Januari 2023
(Y. Ottu/Melodi Senja)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar