Oleh : Yabes Ottu
Hati terisaka-isak
Melihat Marhaen di injak
Yang berkuasa mengadu domba
Marhaen jadi korban
Kaum kampitalis terlalu ego
Yang berkuasa terlalu sembrono
Marhaen tak mampu merampas
Kaum ploletar dapat ampas

Dewi pertiwi di perkosa
Dijadikan panggung ego
Mereka asik memperkaya diri
Marhaenisme hampir tak dimiliki
Tak peduli pada anak pribumi
Pendahulu memenangkan bangsa
Melawan penjajah, merakit damai
Tapi kemudian diobrak-abrik
Kedamaian kian retak
Pembalut dewi pertiwi hampir robek
Tak ada teriakan MERDEKA
Kilat guntur menyabar
Yang lemah tak mampu berlindung
Si Marhaen takut gemetar
Si Marhaen semakin terlantar
Tapi egoisme tak ingin mundur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar